Akselerasi Penanggulangan Bencana Secara Terpadu dan Terintegrasi ( AKSI)


Nama Peserta Ir. Andalika, ST Nama Pelatihan PKN Tingkat II
Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah Angkatan XXIV
Jabatan Kepala Pelaksana Periode Pelatihan 25 Agt 2025 - 21 Nov 2025
Video
Excecutive Summary

Proyek Perubahan Akselerasi Penanggulangan Bencana Secara Terpadu dan Terintegrasi (AKSI) dirancang sebagai langkah strategis untuk mempercepat dan meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana di Kabupaten Aceh Tengah. Wilayah ini memiliki kondisi geografis yang kompleks dengan dominasi pegunungan, lembah, dan dataran tinggi yang rentan terhadap gempa bumi, tanah longsor, ban jir, dan ban jir bandang. Frekuensi bencana yang tinggi menuntut adanya sistem penanggulangan yang mampu memberikan respons cepat, tepat, dan terintegrasi. Permasalahan utama yang dihadapi selama ini adalah keterlambatan pelaporan dan identifikasi lokasi bencana akibat keterbatasan teknologi informasi, lemahnya koordinasi lintas instansi, serta ketiadaan standar format pelaporan yang jelas, sehingga berpengaruh terhadap evakuasi, distribusi logistik, maupun pengambilan keputusan strategis. Melalui proyek perubahan AKSI, strategi yang dikembangkan berfokus pada penguatan sistem pelaporan bencana berbasis digital dengan dukungan koordinat spasial. Upaya ini diperkuat dengan penyusunan regulasi pelaporan berbasis digital, pembentukan pusat kendali informasi terpadu, serta pelatihan dan bimbingan teknis bagi aparatur desa, organisasi perangkat daerah, TNI/Polri, maupun relawan agar mampu mengoperasikan sistem secara efektif. Selain itu, sebagai mitigasi terhadap potensi gangguan jaringan komunikasi, proyek ini juga melibatkan kerja sama dengan RAPI sebagai penyedia jalur komunikasi alternatif di lapangan. Manfaat utama dari proyek perubahan AKSI adalah meningkatnya kecepatan dan ketepatan respons penanggulangan bencana, berkurangnya risiko korban jiwa, distribusi logistik yang lebih merata, serta tersedianya basis data yang valid sebagai acuan mitigasi dan pembangunan daerah. Proyek ini juga memperkuat kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media, sehingga penanggulangan bencana berlangsung secara inklusif, partisipatif, dan berkelan jutan. Dengan implementasi di 14 kecamatan dan 295 desa, AKSI diharapkan mampu mewujudkan sistem pelaporan bencana digital yang cepat, akurat, dan terintegrasi, serta mendukung terbangunnya desa tangguh bencana demi keberlan jutan pembangunan di Kabupaten Aceh Tengah yang rawan bencana.

Flyer