Strategi Analisis dan Evaluasi Lapas/Rutan Berbasis Laporan Deteksi Dini Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara
| Nama Peserta | Pujiono Slamet, A.Md.I.P., S.E., M.Si. | Nama Pelatihan | PKN Tingkat II |
| Instansi | Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan | Angkatan | XXIV |
| Jabatan | Kepala Lapas | Periode Pelatihan | 25 Agt 2025 - 21 Nov 2025 |
Video
Excecutive Summary
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara memiliki tugas vital untuk melakukan analisis dan evaluasi terhadap 13 Rumah Tahanan Negara dan 26 Lembaga Pemasyarakatan yang tersebar di 25 kabupaten dan 8 kota di Sumatera Utara. Pelaksanaan tugas Anev ini menghadapi tantangan utama yang saling terkait yakni:
- Tantangan Geografis & Efisiensi Jarak yang sangat jauh antara kanwil ke UPT (lebih dari 100 km) serta keterbatasan anggaran menyebabkan kegiatan Anev secara fisik (kunjungan langsung) menjadi tidak efektif, memakan waktu, tenaga, dan biaya yang besar.
- Kelebihan Kapasitas Isu ini sangat parah; per 1 September 2025, jumlah penghuni (31.891 orang) telah melampaui dua kali lipat kapasitas tampung (15.310 orang). Kondisi ini menjadi pemicu utama potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas/Rutan. Dari fakta tersebut, terdapat permasalahan serius yang perlu segera diatasi dimulai dengan identifikasi masalah, kemudian dilakukan analisis isu strategi dengan pendekatan model USG, dilanjutkan dengan analisis penyebab masalah dengan model Fishbone, kemudian dilakukan analisis strategi penyelesaian masalah dengan analisis SWOT. Hari hasil analisa tersebut, diperoleh strategi penyelesaian yaitu Strategi Analisis Dan Evaluasi Lapas/Rutan Berbasis Laporan Deteksi Dini Kanwil DirektoratJenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara. Tujuan utama dari proyek ini adalah mengembangkan sebuah sistem atau mekanisme digital yang memungkinkan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara melakukan analisis dan evaluasi berbasis Laporan Deteksi Dini tanpa harus selalu melakukan kunjungan fisik ke setiap UPT, sehingga proses Analisis dan evaluasi menjadi lebih efektif dan efisien. Strategi penyelesaian masalah yang diusung dirumuskan dalam beberapa terobosan inovatif, yaitu:
- Pengembangan Aplikasi Web Pelaporan Deteksi Dini Menciptakan aplikasi web yang terintegrasi langsung dengan sistem di Kanwil, memungkinkan petugas Lapas dan Rutan melaporkan data dan insiden secara real-time.
- Penyusunan Panduan Teknis Aplikasi Panduan teknis ini mencakup tata cara pelaporan dan indikator penilaian konkret yang menggambarkan keadaan keamanan dan ketertiban di Lapas/Rutan.
- Sistem Reward & Punishment Berbasis Kinerja Membentuk sistem yang mengikat kinerja pelaporan deteksi dini dengan apresiasi atau sanksi, guna memotivasi UPT agar aktif dan disiplin.